Selasa, 02 Februari 2010

Bunyi Beep Pada Komputer

View Article
Bunyi beep pada komputer saat baru dihidupkan mempunyai arti berbeda, masing2 punya ciri2 sendiri. hal ini di karenakan bios membaca device2 sudah benar apa tidak.

bunyi2 itu seperti ini
AMI-BIOS
1x: RAM rusak atau tidak terpasang dengan tepat.
6x: Kesalahan Gate A20 - biasanya menunjukkan keyboard yang rusak.
8x: Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan tepat dalam slot.
11x: Checksum-Error. Periksalah baterai pada motherboard.

Award-BIOS
1x panjang: Kesalahan RAM, modul tidak duduk dengan tepat.
1x panjang, 2x pendek: Graphic card cacat atau rusak.
1x panjang, 3x pendek: Keyboard rusak atau tidak terpasang (mulai
versi 4.5 signal ini menunjukkan kesalahan graphic card).
Tak terputus: RAM atau graphic card tidak ditemukan.


Bunyi beep pada komputer saat baru dihidupkan mempunyai arti berbeda, masing2 punya ciri2 sendiri. hal ini di karenakan bios membaca device2 sudah benar apa tidak.

bunyi2 itu seperti ini
AMI-BIOS
1x: RAM rusak atau tidak terpasang dengan tepat.
6x: Kesalahan Gate A20 - biasanya menunjukkan keyboard yang rusak.
8x: Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan tepat dalam slot.
11x: Checksum-Error. Periksalah baterai pada motherboard.

Award-BIOS
1x panjang: Kesalahan RAM, modul tidak duduk dengan tepat.
1x panjang, 2x pendek: Graphic card cacat atau rusak.
1x panjang, 3x pendek: Keyboard rusak atau tidak terpasang (mulai
versi 4.5 signal ini menunjukkan kesalahan graphic card).
Tak terputus: RAM atau graphic card tidak ditemukan.

Phoenix-BIOS
1x-1x-4x: BIOS rusak.
1x-2x-1x: Motherboard rusak.
1x-3x-1x: Masalah RAM, modul tidak terpasang dengan baik.
3x-1x-1x: Motherboard rusak.
3x-3x-4x: Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan baik.

semoga bermanfaat

Setting DHCP Server di Debian 4.0

View Article
Pembuatan DHCP server dengan debian 4.0.

1. Buka Konsole
2. Login sebagai root dengan perintah:

su-

3. Kemudian install dhcp-server dengan perintah:

apt-get install dhcp

4. Kemudian edit file /etc/dhcp/dhcpd.conf:

Berikan tanda pagar pada setiap baris yang belum ditandai pagar,Kemudian tambahkan skrip seperti di bawah ini:

subnet 29.29.29.0 netmask 255.255.255.0 {

range 29.29.29.2 29.29.29.254;

option subnet-mask 255.255.255.0;

option broadcast-address 29.29.29.255;

option routers 29.29.29.1;

option domain-name “ns1.debian.com”;

option domain-name-servers 172.17.17.100;

default-lease-time 21600; max-lease-time 43200;



Pembuatan DHCP server dengan debian 4.0.

1. Buka Konsole
2. Login sebagai root dengan perintah:

su-

3. Kemudian install dhcp-server dengan perintah:

apt-get install dhcp

4. Kemudian edit file /etc/dhcp/dhcpd.conf:

Berikan tanda pagar pada setiap baris yang belum ditandai pagar,Kemudian tambahkan skrip seperti di bawah ini:

subnet 29.29.29.0 netmask 255.255.255.0 {

range 29.29.29.2 29.29.29.254;

option subnet-mask 255.255.255.0;

option broadcast-address 29.29.29.255;

option routers 29.29.29.1;

option domain-name “ns1.debian.com”;

option domain-name-servers 172.17.17.100;

default-lease-time 21600; max-lease-time 43200;

}

subnet 192.168.200.0 netmask 255.255.255.0 {

}

Sedikit akan saya jelaskan maksud dari skrip diatas.

subnet 29.29.29.0 netmask 255.255.255.0

digunakan untuk memasukkan subnet dari IP dan netmask yang akan dipakai oleh client dari dhcp server .

range 29.29.29.2 29.29.29.254;

Digunakan untuk menentukan range dari IP client yaitu dari 29.29.29.2 s/d 29.29.29.254

option subnet-mask 255.255.255.0;

Untuk subnet-mask samakan dengan netmask yang ada di baris 1.

option broadcast-address 29.29.29.255;

Untuk menentukan IP broadcast yang akan digunakan.

option routers 29.29.29.1;

Digunakan untuk menentukan gateway yang digunakan.

option domain-name “ns1.debian.com”;

Baris ini digunakan untuk memberikan nama dari host dns server

option domain-name-servers 172.17.17.100;

Baris ini digunakan untuk menentukan ip dari dns server.

subnet 192.168.200.0 netmask 255.255.255.0 {

}

perintah ini digunakan untuk menentukan subnet dari lan card yang terhubung dengan internet.

Oke.. cukup sekian tutorial tentang pembuatan dhcp server di debian 4.0 semoga bisa membantu… :D